Prabowo Harus Tegas Jamin Kebebasan Pers


Jakarta, CNN Indonesia

Wakil Ketua Umum DPR RI Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menitipkan pesan kepada Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto untuk secara tegas memperkuat kualitas demokrasi sekaligus menjamin kebebasan pers.

Menurut Cak Imin pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Apabila kebebasan pers dibatasi hal tersebut dapat membawa dampak buruk bagi kebebasan berdemokrasi di suatu negara.

“Saya titipkan delapan agenda perubahan kepada calon presiden terpilih, Pak Prabowo, yang isinya dengan tegas meminta agar kualitas demokrasi diperkuat, sekaligus menjamin kebebasan pers,” ucap Cak Imin dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Umum PKB itu mengatakan UU Penyiaran seharusnya mampu untuk memberikan kemudahan terkait jurnalisme dalam ruang digital tanpa adanya ancaman terhadap kebebasan berekspresi. Ia mengaku paham akan pentingnya kebebasan berpendapat bagi masyarakat dan pers.

“Revisi UU Penyiaran harus mampu melindungi masyarakat dari hoaks dan misinformasi yang makin merajalela, tanpa mengamputasi kebebasan pers. Masyarakat juga berhak untuk akses terhadap informasi yang seluas-luasnya. Tidak Boleh ada sensor atas jurnalisme dan ekspresi publik,” jelas dirinya.

Ia juga mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait Penyiaran masih berupa draft sehingga masih ada kesempatan bagi DPR untuk melakukan revisi terkait poin kontroversial. Cak Imin berharap agar RUU Penyiaran dapat lebih menyerap aspirasi masyarakat dan insan media.

Mantan calon wakil presiden nomor urut 1 itu juga menyayangkan apabila terdapat larangan penyiaran program investigasi yang penting bagi perspektif dan informasi publik.

“Produk jurnalisme investigasi mampu memenuhi kebutuhan publik akan informasi yang kredibel. Karya-karya seperti ini justru perlu kita dukung karena akan membawa kebaikan bagi bangsa. Sama halnya dengan karya-karya kreatif lain yang hanya dapat muncul jika diberi ruang kebebasan,” ucap Cak Imin.

Sebelumnya, draf revisi UU No. 32 Tahun 2002 tentang penyiaran menuai kritik dari berbagai pihak. RUU ini dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial terutama terkait dengan kegiatan jurnalistik.

Dewan Pers menilai RUU Penyiaran akan mengekang kemerdekaan pers dan melahirkan produk jurnalistik yang buruk. Salah satu poin yang mereka tolak adalah adanya larangan penayangan eksklusif karya jurnalistik investigasi.

(csp/isn)

[Gambas:Video CNN]

https://shop.kongcompany.com/blogs/news/coin-master-free-spins-updated-daily-bkve free instagram followers free trial zwtw free 100 dollar ebay gift card bqmx 1k free spins coin master exvf pre order the google pixel 8a from amazon or best buy ztwr how do i withdraw money from my paypal account osyz