Pj gubernur : Bendungan Jenelata Gowa penuhi kebutuhan pengairan tiga kabupaten

Makassar (ANTARA) – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengatakan pembangunan Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa untuk memenuhi kebutuhan pengairan di tiga daerah di Sulsel.

Ketiga daerah yang masuk rencana pengairan dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi Selatan yang mulai dikerjakan pada Desember 2023 itu, yakni Kabupaten Gowa, Maros, dan Takalar.

Bahtiar dalam keterangan di Makassar, Kamis, mengaku akan terus memantau pelaksanaan proyek strategis yang menjadi perhatian pemerintah pusat agar berjalan sesuai target.

“Kami melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Bendungan Jenelata untuk melihat progresnya dan memastikan apa yang diarahkan oleh Bapak Presiden yaitu jangan sampai ada proyek-proyek atau program-program pusat di daerah itu terhambat,” katanya.

Selain itu, ia akan mengomunikasikan kepada pihak terkait agar kendala-kendala teknis di lapangan bisa teratasi, terutama adanya pendampingan hukum, sehingga proyek pembangunan berjalan sebagaimana mestinya.

Menurut dia, ada hal yang secara teknis harus dikomunikasikan untuk mempercepat, terutama soal pengadaan lahan menyesuaikan tata lingkungan.

Dirinya mengapresiasi progres pembangunan bendungan berjalan baik dan akselerasi pembangunan yang positif.

“Tersisa kami segera berkomunikasi pihak terkait, terutama dalam melakukan pendampingan pihak kejaksaan, agar pengadaan lahan dan percepatan pembangunan yang menjadi atensi pemerintah pusat ini bisa dilaksanakan percepatan,” ujarnya.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengharapkan pembangunan Bendungan Jenelata lancar hingga dapat selesai dan difungsikan sesuai target.

Ia mengatakan saat ini pembebasan lahan terus dilakukan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, meskipun terdapat beberapa kendala karena adanya penataan lokasi. Sebagian lokasi terdapat kawasan hutan sehingga saat ini terjadi penundaan pembayaran.

Salah satu kendala,katanya, penetapan lokasi. Solusi diberikan pihaknya kepada pihak balai, sebaiknya yang tidak masuk kawasan hutan segera dibayarkan karena memang secara syarat, prosedur, dan mekanisme sudah tidak ada masalah.

“Jadi kami minta bantuan Pak Gubernur untuk mengomunikasikan dengan kejati agar bisa sesuai prosedur hukum yang berlaku dan pembayaran pembebasan lahan bisa segera dilanjutkan,” katanya.

Kepala Satker Bendunga Jenelata IGN Carya Andi Baskara menyampaikan sekarang progres pembangunan sudah 2,1 persen dan saat ini mulai penggalian untuk maindam.

Pembangunan Bendungan Jenelata telah melalui beberapa tahapan. Pada 2019 dilakukan redesain, pada 2022 penandatanganan kontrak, dan pada Desember 2023 peletakan batu pertama sebagai tanda dimulai pengerjaan proyek.

https://shop.kongcompany.com/blogs/news/coin-master-free-spins-updated-daily-bkve free instagram followers free trial zwtw free 100 dollar ebay gift card bqmx 1k free spins coin master exvf pre order the google pixel 8a from amazon or best buy ztwr how do i withdraw money from my paypal account osyz